Tips

Mengenal Sejarah Green Coffee Arabica Gayo


Siapa tidak mengenal kopi khas Aceh satu ini, kopi Gayo orang menyebutnya. Kopi gayo merupakan varietas dari jenis kopi arabika yang menjadi salah satu komuditi unggulan di daerah dataran tinggi Gayo, Aceh.Perkebunan kopi yang telah lama dikembangkan mulai tahun 1908 ini tumbuhdengan subur di wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah serta sebagian kecil dari Gayo Luwes. Ketiga daerah tersebut mempunyai ketinggian 1200 diatas permukaan laut dan menjadi perkebunan kopi terluas di Indonesia yamg mempunyai luas yaitu sekitar 81.000 hektar, yang dimana masing-masing 42.000 hektare terdapat di Kabupaten Bener Meriah dan sisanya 39.000 terletak di Aceh Tengah. Sudah cukup terkenal akan hasil green coffee arabica gayo.




Perkembangan perkebunan kopi di tanah Gayo tidak bisa melupakan akan peran Belanda pada jaman penjajahan. Hadirnya Belanda di Tanah Gayo pada tahun 1904 begitu juga diikuti oleh pendatang lainnya. Sebelum kopi hadir di Dataran Tinggi Gayo, varietas tanaman teh dan lada telah terlebih dahulu di perkenalkan. Seiring dengan perkembangan jaman serta harga green coffee mulai bagus maka hampir mayoritas penduduk lebih memilih berkebun kopi daripada kopi ataupun lada.

Kopi arabica dari dataran tinggi Gayo telah terkenal bahkan sampai penjuru dunia karena citarasanya yang khas dengan ciri-ciri utamanya yaitu aroma dan perisa yang kompleks serta kekentalan yang kuat. Bahkan International Conference on Coffee Science pada 2010 yang diadakan di Bali menominasikan kopi dataran tinggi Gayo sebagai the Best 1 serta mendapat peringkat tertinggi saat cupping score. Selain prestasi tersebut kopi arabica gayo telah menerima sertifikat Fair Trade Certified dari Organisasi International Fair Trade pada 27 Mei 2010.

Kopi Gayo juga termasuk salah satu kopi termahal di dunia, terbukti pada saat diadakannya pameran kopi dunia yang diselenggarakan organisasi Speciality Coffee Associtaion of America (SCAA) di Portland, Oregon Convention Center, Amerika Serikat.Adapaun tujuan ekspor terbesar kopi gayo adalah Amerika dan Uni Eropa. Membicarakan prestasi kopi gayo memang tidak ada habisnya. Pantas lah kalau harga greencoffee arabica gayo memang sedikit berbeda dengan kopi arabika dari daerah lainnya dikarenakan kualitas dari kopinya memang sudah teruji.